Ahmad Yuzar melakukan kunjungan kerja ke UPT Balai Benih Kabupaten Kampar sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam memastikan kualitas bibit tanaman yang dihasilkan benar-benar unggul, sehat, dan siap mendukung pengembangan sektor perkebunan di daerah.

Kunjungan tersebut menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam melihat langsung proses pembibitan, pengelolaan, hingga standar kualitas benih yang dipersiapkan untuk kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha perkebunan di Kabupaten Kampar. Dalam peninjauan itu, Bupati berdialog dengan petugas teknis serta melihat berbagai jenis bibit yang sedang dikembangkan di balai benih.

Dalam arahannya, Ahmad Yuzar menegaskan bahwa keberhasilan sektor perkebunan sangat ditentukan sejak tahap awal, yakni dari kualitas bibit yang digunakan. Menurutnya, bibit unggul merupakan fondasi utama untuk menghasilkan tanaman yang produktif, tahan terhadap penyakit, dan mampu memberikan hasil panen yang optimal.

“Bibit yang berkualitas akan sangat menentukan tingkat produktivitas perkebunan. Jika sejak awal bibit yang ditanam sudah unggul, maka hasil yang diperoleh petani juga akan lebih baik, baik dari sisi produksi maupun kualitas hasil panen,” ujarnya.

Ia menambahkan, UPT Balai Benih memiliki peran strategis dalam mendukung program peningkatan produksi perkebunan daerah, karena dari tempat inilah benih-benih berkualitas disiapkan untuk memenuhi kebutuhan pengembangan komoditas unggulan masyarakat.

Bupati juga menekankan pentingnya menjaga standar mutu dalam setiap proses pembibitan agar benih yang disalurkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan lapangan dan mampu menjawab tantangan pertanian modern.

Selain memastikan kualitas produksi, kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari evaluasi pemerintah daerah terhadap kesiapan sarana pendukung pertanian dan perkebunan agar tetap mampu memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

Dengan keberadaan balai benih yang dikelola secara baik, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap pengembangan sektor perkebunan dapat terus meningkat, mendorong produktivitas petani, memperkuat ekonomi daerah, serta mendukung ketahanan sektor pertanian berkelanjutan